Agustus 17 2018 0Comment
Konfirmasi keberangkatan haji

Info Lengkap Seputar Konfirmasi Keberangkatan Haji Dan Persiapannya

Konfirmasi keberangkatan haji – Setelah anda mendapat konfirmasi keberangkatan haji, anda bukan berarti telah siap untuk langsung berangkat ke tanah suci. Melainkan, ada banyak hal yang harus ada selesaikan dan persiapkan sebelum keberangkatan. Dalam rentang waktu menunggu jadwal anda, alangkah baiknya anda melakukan beberapa persiapan dari awal. Persiapan itu bisa berupa fisik, mental dan beberapa perlengkapan yang harus dipenuhi. Apalagi, ibadah haji adalah ibadah yang lebih banyak melibatkan kegiatan fisik. Tentu saja, ini butuh latihan jauh jauh hari. Oleh karena itu, penting sekali bagi anda untuk mengetahui informasi seputar persiapan sebelum keberangkatan haji. Sehingga, ibadah anda menjadi tenang dan tidak terkendala oleh masalah lain.

Konfirmasi keberangkatan haji

Penjelasan Konfirmasi Keberangkatan Haji

Para seluruh calon jamaah haji dapat mengecek terlebih dahulu tahun keberangkatannya secara online apabila sudah mempunyai nomor porsi. Dengan pengecekan estimasi tahun keberangkatan haji secara online ini sehingga calon jamaah haji  dapat melakukan persiapan salah satunya adalah melunasi biaya penyelanggaraan ibadah haji (BPIH). Nomor porsi haji yaitu semacam nomor urut pendaftaran atau nomor antrian yang diperoleh saat calon jemaah haji membayar setoran awal pada bank penerima setoran haji. Untuk sampai saat ini jumlah setoran awal haji yang di syaratkan adalah sebesar Rp.30 juta. Selain itu juga anda harus mempersiapkan segala sesuatu yang harus anda bawa sebelum keberangkatan haji dan yang terakhir adalah mempersiapkan ilmu pengetahuan tentang haji dan tata cara manasik haji supaya lebih matang lagi.

Ketika seseorang telah mendaftar haji, hal yang sangat ingin dia ketahui adalah jadwal keberangkatannya. Terkadang jadwal keberangkatan tidak selalu diinformasikan, dan bahkan terkadang berubah. Karenanya, sebagai calon jamaah haji, Anda harus mengetahui cara mengecek jadwal keberangkatan haji.

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengetahu jadwal keberangkatan haji:

  • Saat mendaftar, Anda akan mendapat bukti setoran awal BPIH. Di sana tercantum nomor porsi haji.
  • Jika Anda belum mendapatkan nomor porsi tersebut, maka Anda wajib menanyakannya kepada biro travel atau pihak yang mengurusi keberangkatan haji Anda. Nomor porsi itu sendiri merupakan bukti sah bahwa Anda merupakan jamaah yang terdaftar secara resmi Di Kementerian Agama. Namun nomor porsi ini hanya diberikan pada haji kuota. Calon jamaah haji nonkuota tidak memiliki nomor porsi.
  • Masuk ke kementerianagama.go.id. Klik “Basis Data”. Masukkan nomor porsi haji Anda (yang tertera di bukti setoran awal PBIH). Di bawah kotak tempat Anda memasukkan nomor porsi, terdapat keterangan bahwa jadwal keberangkatan dapat berubah sesuai dengan regulasi. Berdasarkan keterangan tersebut, Anda sebagai calon jamaah haji harus bersabar untuk mengetahui secara pasti jadwal keberangkatan haji, karena banyak faktor yang memengaruhi jadwal keberangkatan haji. Selain dengan melakukan pengecekkan di situs Kemenag, Anda juga dapat mengetahui perkiraan jadwal keberangkatan haji tersebut

Secara umum, konfirmasi keberangkatan haji di beritahukan beberapa bulan atau tahun sebelum jadwal keberangkatan tiba. Tujuannya, agar calon jamaah mempersiapkan segala kebutuhan sebelum pergi ke tanah suci jauh. Karena persiapan ini sangat penting untuk menghindari berbagai masalah yang mungkin terjadi. Tentu saja, masalah ini akan merugikan diri anda sendiri dan meresahkan petugas. Berikut beberapa persiapan yang harus anda ketahui sebelum keberangkatan haji :

1. Persiapan Biaya

Persiapan Biaya

Setelah mendapat konfirmasi keberangkatan haji, maka berarti anda wajib segera melunasi tanggungan biaya haji anda hingga jadwal keberangkatan anda tiba. Tak hanya itu, anda juga harus mempersiapkan biaya untuk kebutuhan anda selama di tanah suci yang tentu saja membutuhkan biaya yang cukup besar. Walaupun, beberapa biaya telah ditanggung oleh dana optimalisasi dari pemerintah. Jangan sampai anda kehabisan uang saat di tanah suci sehingga anda bingung dan ibadah anda menjadi tidak khusyuk. Masalah biaya memang perlu di persiapkan jauh jauh hari.

2. Latihan Fisik

latihan fisik

Haji adalah ibadah yang banyak melibatkan aktivitas fisik. Seperti thawaf, sa’i, melempar jumroh dan yang lainnya. Tentu saja anda harus mempersiapkan latihan fisik dari sekarang. Terutama setelah mendapat konfirmasi keberangkatan haji. Maka anda harus semakin giat latihan fisik. Hal ini bertujuan, agar tubuh anda terbiasa dan tidak shock saat melakukan ibadah haji nanti. Belum lagi, tenaga anda akan terkuras untuk perjalanan dari indonesia ke tanah suci. Jika tidak, maka dikhawatirkan terjadi masalah dengan kesehatan anda saat di sana. Dan ibadah haji anda yang harusnya nikmat menjadi terganggu.

3. Persiapkan Berbagai Perlengkapan Dan Berkas

perlengkapan dan berkas

Selain persiapan fisik dan biaya, anda juga harus mempersiapkan berbagai perlengkapan atau berkas yang dibutuhkan untuk keberangkatan. Adapun untuk perlengkapan yang harus anda siapkan meliputi obat-obatan pribadi, tanda pengenal, ponsel, passport , pakaian ihram untuk laki-laki dan mukena untuk perempuan serta perlengkapan haji yang dibutuhkan lainnya. Adapun untuk biaya pengurusan passport ditanggung calon jamaah sendiri dan tidak termasuk dalam biaya haji. Jika anda sudah memiliki, pastikan passport anda masih aktif dan berlaku saat keberangkatan anda nanti.

4. Manasik Haji Dan Pengetahun Seputar Haji

manasik

Sembari menunggu keberangkatan ke Tanah Suci, tak ada salahnya untuk memperbarui wawasan pengetahuan agama, khususnya tentang tata cara beribadah haji. Selain bisa datang ke pengajian, berguru pada ahli agama, juga mengikuti manasik haji yang memang diwajibkan beberapa bulan sebelum hari keberangkatan. Persiapan yang tidak kalah penting bagi anda yang akan melakukan ibadah haji adalah anda harus menambah wawasan dan pengetahuan seputar haji. Pengetahuan haji ini sangat perlu untuk pembekalan pribadi anda. Anda bisa mendapatkannya dari buku, internet, majalah, dan saat bimbingan manasik haji. Selain manasik haji yang diadakan pemerintah, anda juga bisa mengikuti program manasik dari lembaga lain. Atau biasa di sebut KBIH. Sehingga persiapan anda untuk ibadah haji semakin matang.

5. Persiapan Batin

persiapan batin

Selain berbagai persiapan di atas, persiapan batin juga perlu. Karena ibadah haji adalah ibadah pembersihan hati sehingga kembali suci saat telah melaksanakannya. Oleh karena itu, selalu jaga sikap dan hati anda. Sehingga tingkah laku akan jauh lebih baik setelah menunaikan ibadah haji.

6. Persiapan Rohani

Jamaah haji perlu sadar dan berniat untuk melakukan persiapan rohani maupun mental karena akan membersihkan diri dari segala kesalahan yang di perbuat. Dengan itu jamaah haji bisa berangkat ke tanah suci dalam keadaan yang bersih dan suci serta terlepas dari segala beban duniawi yang memberatkan pikiran selama menjalankan ibadah haji di tanah suci. Usahakan agar perjalanan rohani ini bisa berlangsung dengan baik dan lancar suapaya mendapatkan ridho dari Allah SWT. Calon jamaah haji kami harapkan melakukan pendalaman sikap dan tabiat relijius berupa ikhlas, sabar, tolong menolong satu sama lainnya.

7. Ikhlas

Menunaikan ibadah haji merupakan perintah Allah kepada setiap manusia yang mampu. Luruskan niat dan kobarkan semangat dengan perasaan tulus dan ikhlas bahwa menunaikan ibadah haji hanya karena melaksanakan perintah Allah dan mengharapkan ridho-Nya semata. Hindarkan diri dari perasaan riya, ingin dipuji, takabur, sombong, merasa hebat serta sifat-sifat buruk lainnya.

8. Sabar

Sikap sabar amat diperlukan dalam melaksanakan ibadah haji. Sikap ini bahkan mulai diuji begitu seseorang memutuskan untuk berangkat ke tanah suci. Semua urusan memerlukan kesabaran, baik pada saat pembayaran ongkos haji, pemeriksaan kesehatan, pendaftaran, menunggu panggilan untuk pemberangkatan dan lain sebagainya. Di tanah suci apalagi, saat berkumpulnya jutaan jemaah dengan berbagai sifat, tabiat, dan kebiasaan yang berbeda tentu akan ada perilaku yang bisa membuat jemaah marah. Mulai dari sekedar tersenggol, terdorong atau bahkan terinjak. Bahkan antara suami isteri pun sering terjadi pertengkaran bila tidak diredam dengan sikap sabar.

9. Tolong-menolong

Sering dialami suatu keadaan seorang jemaah diminta untuk memberikan pertolongan kepada jemaah lain yang memang perlu ditolong. Lakukan pertolongan dengan segera. Jangan ragu-ragu. Dengan pertolongan yang diberikan maka Allah akan membalasnya dengan menolongnya. Orang yang banyak menolong orang lain dengan ikhlas segala urusannya akan mudah, dan ajaibnya dia akan terhindar dari berbagai kesulitan.

10. Bersihkan dan Sucikan diri

Maksudnya adalah membersihkan dan menyuckan diri secara rohani. Hal ini dapat dilakukan dengan cara :

  • Bertobat dan memohon ampun kepada Allah SWt
  • Memohon maaf kepada orang tua, isteri/suami, anak-anak, saudara, famili, tetangga, dll.
  • Memperbaiki atau meningkatkan mutu sholat agar lebih baik
  • Mengeluarkan zakat, karena zakat ini termasuk unsur pembersih diri dan harta

Lihatlah video menarik tentang haji berikut ini :

Baca juga :

Demikian artikel yang kami informasikan tentang konfirmasi keberangkatan haji, Dan mempersiapkan perlengakapan haji sebelum berangakat ketanah suci. Untuk informasi lebih jelas, bisa datang ke kantor kami atou hubungi dikontak di bawah ini :

Head Office:

ALIFAH TOUR
PT. Nurindo Wisata
Ruko Mutiara Bekasi Centre Blok A 10 No. 4
Jl. Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat – INDONESIA
Telp: (021) 8859750/ 8859751

Salam sukses – Umroh Murah Bekasi & Jakarta TImur

admin99

Write a Reply or Comment