Agustus 20 2018 0Comment
Uang saku umroh 9 hari

Tips Menghitung Uang Saku Umroh 9 Hari Di Tanah Suci

Uang saku umroh 9 hari – Sebagian orang banyak yang memilih paket umroh selama 9 hari. Karena paket ini dianggap tidak terlalu lama tetapi juga tidak terlalu singkat untuk beribadah di Tanah Suci. Bagi Anda yang memilih paket ini pastinya bingung mengenai uang saku. Apalagi Anda yang baru pertama kali akan menjalankan ibadah umroh. Tentu belum begitu jelas mengenai uang saku umroh 9 hari. Bagi Anda yang baru pertama kali berangkat umroh, memang harus memikirkan uang saku. Karena, Anda juga belum tahu apa saja yang dibutuhkan ketika berada di Tanah Suci. Apalagi kalau ada keperluan mendadak yang membutuhkan uang begitu banyak. Tetapi biasanya uang saku ini lebih banyak diperlukan ketika Anda membeli oleh-oleh di Tanah Suci. Agar Anda mempunyai gambaran mengenai kebutuhan yang memerlukan uang saku umroh 9 hari.

Uang saku umroh 9 hari

Memilih tur dan travel yang memiliki kredibilitas dan terpercaya menjadi syarat mutlak bagi kamu yang berencana melakukan ibadah umrah. Pasalnya, kamu akan terjamin mendapatkan pelayanan dan semua kebutuhan saat tur dapat diakomodir dengan baik oleh pihak tur dan travel. Apalagi yang wajib dipersiapkan setelah semua terpenuhi. Kamu wajib menghitung besaran uang saku selama sembilan hari berada di Tanah Suci.

Berapa banyak uang saku yang harus dibawa nanti? Ini pertanyaan klasik. Jawabannya pun amat relatif. Sebagai gambaran, seluruh kebutuhan akomodasi, transportasi dan konsumsi selama Anda menjalani umroh sudah ditanggung oleh biro perjalanan. Lantas, apa gunanya membawa uang saku? Tetap ada, uang saku berguna untuk memenuhi kebutuhan sekunder yang tidak disediakan oleh hampir semua biro umroh dan haji. Sebut saja untuk membeli oleh-oleh. Dapat dipastikan, rata-rata jamaah Indonesia, oleh kalangan pedagang di Saudi terkenal dengan hobi belanjanya. Maka rasanya tidak lengkap jika sepulang beribadah umroh, tidak membawa oleh-oleh.

Menjelang pemberangkatan Umroh, umumnya para jamaah sudah mulai menyiapkan uang saku umroh untuk membeli dan kuliner di padang pasir. Berbagai mata uang mulai dipertukarkan dengan dollar dalam pertukaran uang, ada juga yang membawa dollar dan juga riyal, ada pula yang hanya membawa rupiah. Sebagian besar jamaah masih binggung untuk menyiapkan uang saku.jadi untuk pertanyaan sebaiknya membawa dollar, rupiah atau riyal saat berumroh, Sebenarnya uang saku umroh yang efektif untuk di bawa adalah Rupiah atau dollar, karena bisa ditukar dengan money changer di Makkah atau Madinah. Harga jual rupiah di sana juga lumayan bagus, berbeda dengan jika kita menukar rupiah ke riyal di indonesia. Membeli riyal di Money Changer di dekat Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram harganya lebih murah. Namun pecahan yang diterima umumnya hanya pecahan Rp. 50.000 dan Rp. 100.000

Bagi calon jamaah yang akan membawa pecahan rupiah, berikut adalah beberapa tips untuk membawa uang saku rupiah saat beribadah umroh:

  • Bawa lah uang saku rupiah secukupnya, ingalah tujuan utama Anda adalah ibadah bukan berdagang
  • Hindari bertukar uang di Bandara, baik di Indonesia maupun Bandara Jeddah Arab Saudi. Namun jika terpaksa harus memiliki cadangan uang silahkan bertanya kepada petugas biro travel umroh Anda, dimana pertukaran uang yang terdekat dan terpercaya
  • Tukarlah rupiah ke uang real pada travel yang diikuti. Maka harganya biasanya tidak berbeda jauh dengan harga di beberapa money changer di arab saudi.
  • Akan lebih praktis apabila anda membawa ATM meskipun terdapat selisih kurs sesuai kebijakan masing – masing bank di Indonesia

Dalam menentukan besarnya uang saku tidak bisa dipatok dengan standar. Karena setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Supaya bisa memperkirakan berapa besar uang saku yang harus disediakan, Anda harus mencari terlebih dahulu apa saja yang menjadi kebutuhan ketika umroh beserta harga yang harus dibayarkan.

Jadi, uang saku selama perjalanan umroh kembali lagi bergantung pada kesukaan maupun kebutuhan Anda. Biasakan memakai rumus “Jumlah Hari x Perkiraan Pengeluaran Perhari, Ditambah Uang Cadangan”. Bila ingin membawa tunai, alangkah lebih baik jika membawa pecahan 100 riyal maupun 100 dollar, untuk sekedar mempersiapkan kebutuhan jajan di hari pertama. Sisanya dapat disimpan di bank dan memanfaatkan ATM selama di Saudi untuk mengambil uang tunai. Selain uang saku, ada baiknya Anda menggunakan internet banking. Kenapa? Karena ATM di Arab Saudi tidak bisa melakukan transfer menggunakan rekening bank Anda atau pembelian pulsa nomor ponsel Indonesia. ATM di sana hanya bisa melakukan penarikan tunai dengan mata uang Real. Dengan internet banking, kita bisa melakukan transaksi perbankan secara normal dalam mata uang rupiah.

Cukupkah membawa uang saku rupiahsecukupnya tergantung pada masing-masing jamaah. Tidak mudah tergoda dan irit, merupakan kunci utama dalam mempersiapkan uang saku selama perjalanan umroh. Apabila uang saku yang dimiliki kurang dari estimasi di atas, tidak perlu khawatir. Karena untuk keperluan primer selama perjalanan umroh, biasanya seluruhnya sudah ditanggung oleh biro perjalanan umroh.

Tips Menghitung Uang Saku Umroh 9 Hari Selama Ditanah Suci Sebagai Berikut :

1. Membuat Daftar Kebutuhan

Langkah pertama, Anda harus membuat daftar kebutuhan. Dengan begitu Anda akan bisa memprioritaskan kebutuhan yang terpenting terlebih dahulu. Apabila ada kebutuhan yang mungkin bisa Anda bawa dari rumah, lebih baik membelinya di rumah. Hal ini cukup menghemat, karena mengingat harga kebutuhan di tempat tujuan pasti lebih mahal. Apabila sudah mengetahui apa saja yang dibutuhkan, maka Anda bisa memperkirakan besarnya uang saku yang harus dibawa.

2. Mencari Toko Yang Murah

Salah satu kebutuhan yang menghabiskan uang saku ketika Anda berada di tempat umroh adalah membeli barang khas yang ada disana. Seperti, tasbih, sajadah, parfum Arab, dan sebagainya. Supaya lebih menghemat, Anda harus mencari dan memilih toko yang terdapat tulisan Everything 3 Riyal, Everythink 3 Riyal, atau 5 Riyal. Apabila di Indonesia, toko ini sama dengan toko “Semua Serba 10.000”. Dengan begitu Anda akan mengetahui harga pasti yang ada di toko ini. Dan apabila Anda menginginkan barang yang berkualitas bagus di toko ini. Anda harus tetap teliti dalam membelinya.

3. Keperluan Sekunder

Untuk komunikasi dengan keluarga yang ada di rumah. Gunakanlah kartu operator lokal. Karena biaya roaming paket datanya lebih hemat, dan pulsanya mudah di dapat. Untuk harga makanannya tidak terlalu mahal. Dengan uang 5 riyal, Anda sudah mendapatkan teh susu dan kebab yang menjadi makanan favorit jamaah umroh.

4. Memilih Travel Terpercaya

Dengan memilih travel yang sudah terbukti amanah dan terpercaya, ibadah umroh Anda akan dipermudah dan kenyamanan pun terjaga. Disamping itu, kerja agen perjalanan yang professional juga akan membantu dan memandu Anda mengenai segala hal yang berkaitan dengan umroh. Sehingga pembayaran travel yang telah Anda lakukan tidak terbuang sia-sia.

5. Meminimalisir Buah Tangan

Buah tangan merupakan salah satu kebutuhan yang menghabiskan jatah uang saku. Untuk itu, Anda harus pintar dalam mencari buah tangan. Salah satu buah tangan yang terkenal di tempat umroh adalah kurma. Harga kurma disana sangat bervariasi tergantung dengan jenisnya. Jenis kurma najwa perkilo mencapai Rp 400 ribu (125 riyal) sampai jenis kurma yang murah sekitar 30 sampai 50 riyal.

6. Perkiraan uang saku perhari

Akhir uang saku selama perjalanan umroh sangat bergantung  pada kesukaan maupun kebutuhan calon jamaah yang sekedar untuk membeli oleh-oleh. Ada rumus umum yang di pakai adalah ” jumlah hari x Perkiraan pengeluaran perhari + Uang cadangan” . Misal dengan paket umroh 9 hari, jumlah hari efektif 7 hari yang berarti 4 hari selama di makkah dan 3 hari di madinah.  Rata-rata perhari sekitar 350 ribu yang berarti 100 riyal, maka bawalah uang sekitar 2 juta. Ditambah dengan uang cadangan sekitar Rp 1 juta.

Lihat video menarik tentang umroh berikut :

Baca juga :

Demikianlah informasi mengenai beberapa tips menghitung beberapa kebutuhan yang diperlukan selama umroh yang dapat kami informasikan untuk anda. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang baru pertama ibadah umroh maupun yang sudah pernah beribadah umroh. Segera pertimbangkan dan perkirakan berapa uang saku umroh 9 hari yang diperlukan. Untuk mendapatkan info lebih jelas bisa hubungi kami di kontak dibawah ini .

Head Office:

ALIFAH TOUR
PT. Nurindo Wisata
Ruko Mutiara Bekasi Centre Blok A 10 No. 4
Jl. Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat – INDONESIA
Telp: (021) 8859750/ 8859751

Salam sukses – Umroh Murah Bekasi & Jakarta TImur

admin99

Write a Reply or Comment